Akibat
hujan deras sejak tadi malam hingga pagi ini membuat sebagian rumah
warga di Kecamatan Bajuin terendam banjir dan ruas jalan di desa Bajuin
menuju desa Tanjung terputus akibat derasnya terjangan banjir.(Kamis,
26-01-2017).
Kapolres
Tanah Laut, Kasat Sabhara, Kapolsek Pelaihari bersama BPBD, Dinas
Sosial Kab. Tala dan Camat Bajuin langsung menuju lokasi untuk
melaksanakan pengecekan dan pendataan daerah yang terdampak banjir.
Kapolres
Tanah Laut AKBP Sentot Adi Dharmawan,S.IK, MH segera memerintah
anggotanya untuk membantu pengamanan dan pengalihan arus lalu lintas
pasca banjir, membantu perbaikan bersama sama warga dan unsur terkait
serta segera membuat Posko banjir ditempat yang sudah ditentukan
bersama.
Lokasi daerah yang terkena dampak bencana banjir adalah :


- Desa Kunyit Rt.06 Kec.Bajuin :
(sekitar 44 buah rumah yg terendam banjir setinggi 30 - 50 cm, namun air
sudah berangsur angsur mulai surut, ternak sapi milik sebagian warga
setempat dievakuasi ketempat / jalan yang agak tinggi). Kemudian jalan
desa Kunyit menuju Kelurahan Pabahanan sepanjang 30 meter terendam
banjir.
- Desa Sungai Bakar Kec. Bajuin : (7
buah rumah warga di Rt.2 terendam banjir), (1 buah rumah kayu milik PT.
KY yang dihuni oleh sdr Kosasi di Rt.5 hanyut diterjang banjir kerugian
ditaksir 15 Juta. tidak ada korban jiwa), (1 buah rumah kayu milik sdr.
Samsudin dinding sebelah kanan mengalami kerusakan kerugian sekitar 2
Juta), (Jembatan jalan desa Sungai Bakar Rt.05 menuju ke goa marmer
mengalami amblas bagian sisi jalan), (1 buah tiang listrik milik PLN di
Rt.05 roboh).
- Desa Bajuin Kec. Bajuin : (1 buah
toko milik sdr Jurhani Rt.05 mengalami amblas kerugian sekitar 15 juta,
tidak ada korban jiwa), (1 buah bangunan untuk pekerja tromol alami
rusak terbawa arus banjir, tidak diketahui pemiliknya.), (ruas jalan di
desa Bajuin menuju desa Tanjung terputus sekitar 3 meter, tidak ada
korban jiwa.), (ruas jalan di desa Bajuin menuju desa Tanjung amblas
bagian sisi jalan dengan lebar sekita 30 cm).
- Desa Atu Atu Rt.01 Kec. Pelaihari : 20 buah rumah terendam banjir, namun sudah mulai surut, tidak ada kerugian materiil.
Kapolres menghimbau kepada warga
masyarakat agar berhati hati dan cepat lapor apabila debit air mengalami
peningkatan. Dan kepada anggota Polres Tanah Laut dan Polsek Pelaihari
agar melaksanakan patroli ke lokasi lokasi yang rawan banjir guna
membantu proses evakuasi terhadap kemungkinan terjadinya banjir susulan.
Dalam
rangka untuk meningkatkan kemampuan dan profesionalisme Anggota Sat
Sabhara Polres Tanah Laut guna Harkamtibmas, sebagai Pelindung, Pengayom
dan Pelayan kepada masyarakat serta untuk menyamakan persepsi cara
bertindak di lapangan. Pada hari Rabu tanggal 25 Januari 2017 bertempat
di Rupatama Polres Tanah Laut telah dilaksanakan Latihan Fungsi Tehnis
Sabhara yang diikuti oleh anggota Sat Sabhara Polres dan Unit Sabhara
Polsek jajaran Polres Tanah Laut.
Pelaksanaan latihan Fungsi Tehnis
Sabhara dibuka oleh Kapolres Tanah Laut AKBP Sentot Adi Dharmawan, S,IK,
MH yang didampingi oleh Kabag Sumda dan Kasat Sabhara Polres Tanah
Laut.
Dalam
sambutannya Kapolres menghimbau kepada peserta latihan agar mengikuti
secara serius dan penuh perhatian agar materi yang disajikan oleh
Instruktur dapat diimplementasikan / diaplikasikan di lapangan karena
kita sebagai pengemban fungsi Harkamtibmas, Pelindung, Pengayom dan
Pelayan Masyarakat, dalam kesempatan latihan ini para peserta apabila
ada yang kurang paham atau mengerti segera tanyakan kepada Instruktur
sehingga dalam bertindak di lapangan nanti ada persamaan persepsi.
Adapun Instruktur latihan adalah Kasat
Sabhara Polres Tanah Laut AKP Riswiadi,S.Sos,M.AP dan KBO Sat Sabhara
Ipda Mujiono dengan materi pelatihan fungsi tehnis Sabhara :
- Penggunaan Gampol Sabhara.
- Penjagaan Perkantoran.
- Penjagaan Tahanan.
- Penjagaan Obyek tertentu
- Serta tehnik tehnik para pendahulu tentang Penjagaan yang perlu kita ikuti sekarang.
Semoga Bermanfaat Bagi Masyarakat.
Untuk
memudahkan pengawasan dan pengamanan jaga tahanan terutama pada saat
jam besuk tahanan di Rumah Tahanan (Rutan) Polres Tanah Laut, sesuai
dengan arahan dari Pimpinan :
Di Penjagaan Sat Sabhara anggota piket melaksanakan :
1. Pengecekan terhadap barang bawaan pembesuk tahanan.
2. Apabila ada makanan untuk tahanan, pembesuk agar mencicipi makanan tersebut terlebih dahulu.
3. Petugas mengisi cek list terhadap barang yang dibawa pembesuk ke Tahanan.
4. Memberikan Tanda Tamu besuk tahanan yang dikalungkan di leher pembesuk.
5. Pembesuk dipersilahkan menuju ruang tunggu besuk tahanan.
Pemeriksaan dilanjutkan di Ruang Tahanan :
1. Pembesuk antri di ruang tunggu besuk tahanan.
2. Satu persatu pembesuk yang akan ketemu tahanan terlebih dahulu diperiksa kembali barang yang akan
masuk ke ruang tahanan oleh Polwan Sat Sabhara Polres Tanah Laut.
3. Pembesuk akan dipertemukan dengan tahanan dengan disambut oleh Piket tahanan.
4. Anggota yang berada di Blok tahanan membawa tahanan yang akan ditemui oleh pembesuk, jadi kunci
Blok tahanan dibawa oleh anggota yang jaga di Blok Tahanan.
5. Setiap peretemuan dibatasi waktu kurang lebih 10 menit untuk 3 orang tahanan dan 3 pembesuk.
6. Petugas Jaga Rutan Polres Tanah Laut terdiri dari :
a. 1 orang anggota Sat Sabhara yang sudah di sprinkan untuk back up.
b. 2 orang Polwan Sat Sabhara yang diperbantukan untuk pelayanan besuk tahanan.
c. 2 orang anggota Sat Tahti Polres Tanah Laut.
d. 3 orang anggota masing masing dari Satfung Lantas, Reskrim dan Narkoba.