Pelaihari (30-11-2016). Keberaneka ragaman kebudayaan, suku dan Agama di Republik Indonesia adalah suatu yang tidak dapat kita pungkiri keberadaannya khususnya di Kabupaten Tanah Laut.
Untuk menjaga dan melestarikan keragaman budaya tersebut, perlu adanya partisipasi seluruh komponen masyarakat dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang tercinta ini. Salah satu kegiatan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Tanah Laut adalah dengan melaksanakan Apel Gabungan Kebhenikaan Nusantara Bersatu dengan thema : "Apel Bersama Indonesia Bersatu". yang dilaksanakan di halaman kantor Bupati Tanah Laut Jl. A. Syairani Pelaihari.
Apel Kebhenikaan digelar sebagai wujud tekad untuk bisa menjaga dan memperkokoh semangat kebersamaan dalam kebhenikaan untuk membangun dan mempertahankan NKRI khususnya di Kabupaten Tanah Laut. Apel Kebhenikaan ini harus menjadi komitmen bersama karena kabhenikaan merupakan unsur kekuatan bangsa, alat pemersatu bangsa, dan menjadi landasan yang kokoh dalam membangun Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Dalam Apel Gabungan tersebut diikuti oleh Kodim 1009 Pelaihari, Kipan C.623, Polres Tanah Laut, Instansi Pemerintah, Pelajar, Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda sekabupaten Tanah Laut.
Setelah pelaksanaan Apel Gabungan dilanjutkan pawai keliling kota Pelaihari.
Kemarin pada hari Minggu sore sekitar jam 16.30 wita telah ditemukan sesosok mayat laki laki dalam sebuah bangunan bekas toko Primkoppol Polres Tanah Laut yang berada di samping asrama Polres Tanah Laut.
Mayat laki laki tersebut bernama Ijas atau kai Ijas warga desa Galam Rt.5 Kecamatan Bajuin Kabupaten Tanah Laut, kai Ijas sebelum meninggal dikenal warga sekitar TKP mengalami keterbatasan mental,karena ia kadang tidur di tempat tempat dimana ia suka, baik di terminal, Pos, teras pasar maupun di tempat ia diketemukan meninggal.
Menurut Edy Saleh anggota Sat Sabhara Polres Tanah Laut yang kebetulan asrama tempat tinggalnya berada dekat dengan toko eks Primkoppol tersebut, dan ia orang yang pertama menemukan mayat kai Ijas menjelaskan bahwa sore itu saya sedang bersih bersih rumput di sekitar asrama dan lama kelamaan mencium bau tak sedap dari dalam bangunan, saya coba mendekat dan ternyata ada sesosok mayat yang sudah tidak berkapaian dan sudah dalam kondisi membusuk. Kemudian langsung melaporkan ke penjagaan Polres Tanah Laut.
Atas laporan tersebut, Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Tanah Laut langsung bergerak menuju TKP. Sementara sambil menunggu ambulan dari Rumah Sakit H. Boejasin datang, unit Identifikasi melakukan pendataan.
Sementara menurut Ispihani salah seorang keluarga korban saat di lokasi ditemukan mayat kai Ijas menuturkan bahwa keberadaan almarhum memang agak susah atau tidak betah tinggal di rumah, almarhum lebih suka tinggal di luar rumah dan kadang kadang kalau dirumah suka marah marah, dan memang almarhum sudah lama tidak berada di rumah, entah kemana kami pun dari pihak keluarga mencari cari keberadaannya.
Mayat kai Ijas pun di bawa ke kamar mayat Rumah Sakit H. Boejasin untuk di visum, namun oleh pihak keluarga menginginkan untuk segera dimakamkan.
Cara Setting Duplex, Tone, Untuk Repeater Contoh - Misalnya
untuk dapat berkomunikasi pada satu repeater dengan frekunsi 143.550Mhz - 155
tone 151.4 :
- Posisi
pada VFO tidak di Memori, untuk merubahnya tekan tombol VFO/MR tombol ketiga
paling atas.
- Seting
Spasi/Difffren untuk 155 caranya : klik tombol Menu - kemudian pilih DIFFR?
(15) - Klik Tombol Enter. kemudian pilih Spasi Duplexnya 01.550,
Seting
Duplex (+) Plus atau (-) Minus caranya : tekan tombole Menu - Kemudian pilih S
- D? (19) - klik tombol Enter. Akan ada 3 Pilihan 0 Tanpa Duplex, - Duplex
Minus, + Duplex Plus,
Seting
Tone untuk TX klik tombol Menu - Kemudian pilih T-CDC? (18) - klik tombol Enter
akan ada 50 mode tone pilih - 151.4 (25)
Jika
Berhasil Coba tekan PTT dari HTnya sembari perhatikan pada displaynya. Saat PTT
belum ditekan angka yang tampil dilayar 143550, tepat diatas angka tersebut ada
tanda ( - ) minus, pada saat ditekan akan muncul angka 142000, diatas angka
tersebut muncul teks CT dan -.
Untuk
menyimpan setingan tadi kedalam memori agar tidak hilang caranya Perhatikan
display layar, tekan tombol Menu - kemudian tombol VFO/MR - dipojok kiri atas
ada huruf (f), dikanan akan ada angka memori berkedip-kedip, atur dimemori
berapa akan disimpan setelah itu tekan tombol enter untuk menyimpan setingan
tadi.